alexametrics

Liga 1 2018

Sriwijaya FC Berambisi Lumat Bali United

loading...
Sriwijaya FC Berambisi Lumat Bali United
Sriwihaya FC berambisi mengalahkan Bali United dalam lanjutan Liga 1 2018. Foto : Liga Indonesia
A+ A-
PALEMBANG - Sriwijaya FC mengemban misi berat dalam lawatannya ke markas besar Bali United. Namun tekad Laskar Wong Kito, jelas, melumat Bali United dalam laga, Sabtu (5/5/2018), di Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Namun untuk mewujudkan asa tersebut bukanlah hal yang mudah bagi tim yang dikapteni Hamka Hamzah itu. Sebab, Bali United bukan tim yang bisa dianggap enteng. Terlebih, Bali United akan bermain di kandang sendiri.

Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad "RD" Darmawan mengakui, Bali United merupakan tim yang kuat saat ini. Terbukti dari pertandingan sebelumnya, tim besutan Widodo C Putro tersebut sukses menjanga keangkeran kandangnya.



"Bali merupakan tim yang susah dikalahkan saat bermain di kandang. Catatan saya, belum ada tim yg menang di sana. Itu artinya, kita butuh kerja keras yang lebih, dan semoga dengan hasil kurang baik sebelumnya dapat menjadi motivasi tambahan bagi pemain," ujar RD, Kamis (3/5/2018).

Kendati begitu, melihat dari beberapa pertandingan terakhir, Sriwijaya FC dan Bali United terbilang mengalami nasib yang sama. Untuk itu, kedua tim ini mempunyai pekerjaan rumah untuk menyelesaikan hasil minor yang di terima pada laga sebelumnya.

"Saya rasa kita tim yg sama-sama mendapatkan hasil kurang baik. Kita seri di kandang dan Bali kalah dengan PS Tira. Kita dua tim yang punya keinginan besar agar bisa keluar dari situasi sulit ini," terangnya.

Untuk diketahui, dari enam pertandingan terakhir di Liga 1 2018, Sriwijaya FC hanya meraih tujuh poin dari dua kemenangan, tiga kali seri dan dua kali kekalahan. Sementara, Bali United sendiri mengantongi 9 poin dari enam pertandingan dengan 3 kali menang dan tiga kali imbang.
(bbk)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak