alexametrics

Jelang Grand Prix Austria 2019

Kata Bradl, Marquez Pembalap Cerdas, Profesional, dan Pede

loading...
Kata Bradl, Marquez Pembalap Cerdas, Profesional, dan Pede
Stefan Bradl memberikan pujian setinggi langit buat Marc Marquez setelah juara dunia lima kali MotoGP itu meraih pole position ke-59 sepanjang kariernya di Sirkuit Red Bull Ring / Istimewa
A+ A-
SPIELBERG - Stefan Bradl memberikan pujian setinggi langit buat Marc Marquez setelah juara dunia lima kali MotoGP itu meraih pole position ke-59 sepanjang kariernya di Sirkuit Red Bull Ring, Sabtu (10/8/2019) malam WIB. Pembalap penguji tim Respol Honda itu mengatakan bahwa The Baby Alien merupakan pembalap yang cerdas, profesional, dan memiliki tingkat kepercayaan diri yang tak tertandingi.

"Marc dan saya, kami benar-benar memiliki hubungan yang sangat baik sekarang. Dia adalah pembalap yang sangat cerdas dan profesional. Ia bahkan mengendarai motor pada level yang sulit dipercaya dengan rasa percaya diri yang tak tertandingi," puji Bradl dikutip dari Speedweek, Minggu (11/8).

Bradl merasa terkesan dengan Marquez lantaran ia mampu menjaga konsistensinya selama tampil di Sirkuit Red Bull Ring. Pasalnya, dalam tiga musim terakhir ini ia selalu mendapatkan tempat di posisi terdepan usai menorehkan catatan waktu di kualifikasi.



Terbaru, Marquez mencatatkan waktu tercepat 1 menit 23.027 detik. Sementara Bradl berada di posisi buncit. Pembalap asal Jerman itu mencoba menghibur dirinya sendiri saat ia memulai balapan seri 11 MotoGP dari posisi paling belakang. (Baca juga: Marquez dan Krisis Rival di MotoGP 2019)

"Saya tidak mengeluh, karena saya hanya seorang pembalap penguji, itu pekerjaan saya. Jika saya pembalap reguler, saya akan bersiap dengan cara berbeda untuk balapan di sini. Tapi saya mengerti HRC, mereka mengembangkan sepeda motor kami untuk masa depan. Tetapi di Sachsenring saya masih bisa melakukan yang lebih baik dalam lomba. Di Brno dan di sini saya lebih menderita," keluh Bradl.

"Bagi pembalap yang ambisius, sistem ini tidak mudah dicerna. Tetapi ini adalah bagian dari balapan dan HRC senang dengan saya, saya senang dengan posisi saya di HRC. Karena itu, tidak ada alasan untuk bersedih. Tapi tentu saja saya tidak ingin menjadi yang terakhir. Bagaimanapun, semua orang tahu bahwa saya bisa melakukan yang lebih baik. Dan ketika saya melihat kecepatan Marc Marquez, saya merasa bahwa pengembangan motor selama satu setengah tahun terakhir sukses," imbuh Bradl.
(sha)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak