Drama Wembley dan Ekspresi Penebusan Dosa Southgate

Rabu, 30 Juni 2021 - 06:02 WIB
loading...
Drama Wembley dan Ekspresi Penebusan Dosa Southgate
Perasaan penuh emosional begitu terasa saat wasit Danny Makkelie meniup peluit panjang laga 16 besar Piala Eropa 2020 yang pertemukan Inggris versus Jerman di Stadion Wembley, Rabu (30/6/2021) WIB / Foto: Kolase
A A A
LONDON - Perasaan penuh emosional begitu terasa saat wasit Danny Makkelie meniup peluit panjang laga 16 besar Piala Eropa 2020 yang pertemukan Inggris versus Jerman di Stadion Wembley, Rabu (30/6/2021) WIB. Sambil mengepal tangan, Gareth Southgate berdiri dan berteriak ketika pasukannya menghajar Der Panzer dengan skor 2-0.

Ketakutan yang sempat menggelayuti pikiran Southgate tentang peristiwa 25 tahun lalu, dalam sekejap menjauh. Yang dia rasakan saat ini adalah kebahagiaan lantaran ia berhasil menebus dosa melawan Jerman.

BACA JUGA: Timnas Inggris Usir Jerman, Harry Kane Sejajar dengan Rooney

Seperempat abad lalu, Stadion Wembley kurang begitu bersahabat buat timnas Inggris. Pada laga semifinal Piala Eropa 1996, tim yang saat itu ditangani Terry Venables harus tereliminasi di empat besar setelah kalah 5-6 lewat drama adu penalti melawan Jerman.

Menariknya, kekalahan Inggris saat itu disebabkan oleh Southgate . Dalam drama adu penalti itu, dia ditunjuk sebagai penendang keenam gagal mengeksekusi penalti.

BACA JUGA: Sterling: Ini Adalah Momen Spesial

Sekarang situasinya berbalik. Southgate tidak membiarkan pemainnya menggaruk-garuk kepala. Pelatih 50 tahun itu tak pernah berhenti memberikan motivasi dari pinggir lapangan.

Energi positif yang ditransfer Southgate seperti menyetrum pemain. Belum lagi dukungan 40 ribu penonton di Wembley yang menambah semangat para pemain untuk menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan.

"Kami sudah menunggu ini. Untuk merasakan di sini (Wembley). Ini seperti mimpi. Ini akan hidup selamanya. Tidak ada lagi perasaan takut di skuat Inggris," ungkap Rio Ferdinand.

Sementara itu, Jermaine Jenas merasa senang melihat penampilan Harry Kane dkk selama berhadapan melawan Jerman. Karena, tambah mantan gelandang Inggris, pemain tampil dengan penuh tekanan.

"Ini adalah momen yang sangat besar bagi Southgate. Para pemain harus pergi ke sana dan tampil dalam situasi yang penuh tekanan. Mereka menyusun rencana permainan dan berpegang teguh pada itu. Bagi seorang pria, mereka benar-benar brilian," imbuh Jenas.
(yov)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2372 seconds (10.55#12.26)