alexametrics

Raja WBA dari Suriah Manuel Charr: Setelah KO Whyte, Aku Mau AJ!

loading...
Raja WBA dari Suriah Manuel Charr: Setelah KO Whyte, Aku Mau AJ!
Raja WBA dari Suriah Manuel Charr: Setelah KO Whyte, Aku Mau AJ!: Setelah KO Whyte, Aku Mau AJ!/Sky Sports
A+ A-
Manuel Charr memburu Dillian Whyte dan Anthony Joshua dalam upaya mempertahankan gelar WBA 'reguler'. Juara dunia Kelas Berat WBA ‘reguler’’ asal Suriah itu percaya kemenangan KO akan membantunya mengamankan pertarungan dengan juara dunia Kelas Berat WBA Super, IBF, WBO Anthony Joshua.

Charr yang berbasis di Jerman belum menyetujui persyaratan pertarungan dengan Trevor Bryan setelah diperintahkan untuk menghadapi juara 'sementara' WBA. Petinju bernama lengkap Mahmoud Omeirat Charr itu berharap untuk menggelar pertarungan di Dubai, Uni Emirat Arab pada 11 April. Baca juga: Manuel Charr, Raja Kelas Berat dari Suriah yang Dilupakan

Whyte sendiri hampir menyelesaikan pertarungan dengan Alexander Povetkin, tetapi telah menunjuk Charr pada daftar singkat lawan yang mungkin untuk dhadapinya tahun ini. Char yang dijuluki Diamond Boy' telah menerima baik pembicaraan tentang pertarungan melawan petinju asal Inggris itu dalam waktu dekat.

"Jika WBA tidak menerima Trevor Bryan, saya ingin bertarung (lawan) dari 15 besar," kata Charr kepada Sky Sports. "Aku harus bertarung kembali. Saya ingin menjadi (melawan) petinju terbaik Kelas Berat di planet ini, yaitu Joshua,’’lanjutnya.



"Aku tahu ketika aku bertarung di Inggris, aku bisa menjadi Pangeran Naseem berikutnya. Semua orang akan menyukainya, karena hatiku besar, aku seorang petarung, aku tidak takut pada siapa pun dan aku melawan semua orang di dalam diriku Saya tidak pernah mengatakan tidak.’’

"Ketika saya mengalahkan Dillian Whyte di Inggris, saya akan menjadi penantang besar berikutnya untuk Anthony Joshua."

Charr belum naik ring untuk mempertahankan gelar sejak mengklaim sabuk 'reguler' WBA pada November 2017, sebagian karena perselisihan promosi, bersamaan dengan penangguhan untuk tes doping dari VADA yang merugikan, yang kemudian diangkat oleh WBA. Namun, petinju berusia 35 tahun itu masih ingin bertarung dengan nama besar di Inggris setelah ditolak bertarung dengan David Haye.

"Pertarungan melawan David Haye tidak terjadi, karena David Haye terluka,’’jelasnya. "Ini adalah pertarungan pertama saya di Inggris untuk mendapatkan bintang besar di Inggris, jadi semua orang mengenal saya. Pertarungan dibatalkan,’’lanjutnya,

Joshua yang memegang gelar WBA 'super' dan sabuk IBF dan WBO, mengharapkan perjuangan berikutnya untuk melawan penantang wajib IBF Kubrat Pulev di London.

"Saya berharap di masa depan, saya dapat membuat pertarungan besar di sana, karena saya mencintai Inggris, saya mencintai para penggemar. Para penggemar tinju terbaik berasal dari Inggris."
(aww)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak