Liga Primer Sudah Kembali, Mesut Oezil Belum Terlihat Lagi
Jum'at, 25 September 2020 - 12:35 WIB
loading...
Mesut Oezil. Foto/Reuters
A
A
A
LONDON - Musim dan pelatih telah berganti, peruntungan Mesut Ozil di Arsenal tampaknya belum juga berubah. Berpenghasilan 350 ribu poundsterling per pekan atau yang tertinggi di klub, gelandang Jerman tersebut justru terlempar dari starting line up The Gunners.
Dari tiga pertandingan terakhir Arsenal musim ini, Oezil bahkan tidak masuk dalam skuad, termasuk saat Arsenal menang 2-0 atas Leicester City di babak ketiga Piala Liga, Kamis (24/9). Oezil sama sekali tidak terlibat sejak project restart, Juli lalu. (Baca: Zulkifli Hasan Tunjuk Pasha Ungu Jadi ketua DPP PAN)
Padahal,l sebelum lockdown, dia selalu menjadi starter di setiap pertandingan Liga Primer. Total di musim 2019/20, Oezil hanya bermain 23 kali di semua kompetisi dan mencetak satu gol. Jumlah penampilan yang semakin menurun bila dibandingkan musim 2013/14 (40 kali), 2014/15 (32 kali), 2015/16 (45 kali), 2016/17 (44 kali), dan 2017/18 (35 kali), 2018/19 (35 kali).
Tersingkirnya Oezil membuat berbagai spekulasi bermunculan. Pemain yang sukses membawa Jerman meraih Piala Dunia 2014 itu dikabarkan tidak masuk dalam rencana pelatih Mikel Arteta musim ini. Namun, hal itu dibantah Arteta. Dia mengatakan memilih pemain yang dianggap siap memberikan yang terbaik untuk setiap pertandingan.
Arteta mengungkapkan, menentukan starting line up Arsenal dilakukannya dengan adil. Menurut dia, semua bisa melihat para pemain yang diubah, digunakan, sangat sulit setiap minggu, bukan hanya Oezil, tetapi untuk beberapa pemain lainnya di skuad.
“Setiap minggu kami mencoba memilih pemain yang tepat. Saya harus berusaha melakukan pekerjaan saya seadil mungkin. Saya mencoba memilih pemain yang menurut saya, dalam kondisi lebih baik,” ungkap Arteta dilansir dailymail. (Baca juga: Penting Deteksi Dini dan Kenali Gejala Pikun)
Arteta mengatakan, skuad Arsenal di tiga pertandingan terakhir merupakan bayangan dari komposisi ideal yang diinginkannya sehingga perlu dimaksimalkan sebaik mungkkin. Dia menganggap performa bagus para pemainnya membuat staf pelatih kesulitan memilih skuad.
Dari tiga pertandingan terakhir Arsenal musim ini, Oezil bahkan tidak masuk dalam skuad, termasuk saat Arsenal menang 2-0 atas Leicester City di babak ketiga Piala Liga, Kamis (24/9). Oezil sama sekali tidak terlibat sejak project restart, Juli lalu. (Baca: Zulkifli Hasan Tunjuk Pasha Ungu Jadi ketua DPP PAN)
Padahal,l sebelum lockdown, dia selalu menjadi starter di setiap pertandingan Liga Primer. Total di musim 2019/20, Oezil hanya bermain 23 kali di semua kompetisi dan mencetak satu gol. Jumlah penampilan yang semakin menurun bila dibandingkan musim 2013/14 (40 kali), 2014/15 (32 kali), 2015/16 (45 kali), 2016/17 (44 kali), dan 2017/18 (35 kali), 2018/19 (35 kali).
Tersingkirnya Oezil membuat berbagai spekulasi bermunculan. Pemain yang sukses membawa Jerman meraih Piala Dunia 2014 itu dikabarkan tidak masuk dalam rencana pelatih Mikel Arteta musim ini. Namun, hal itu dibantah Arteta. Dia mengatakan memilih pemain yang dianggap siap memberikan yang terbaik untuk setiap pertandingan.
Arteta mengungkapkan, menentukan starting line up Arsenal dilakukannya dengan adil. Menurut dia, semua bisa melihat para pemain yang diubah, digunakan, sangat sulit setiap minggu, bukan hanya Oezil, tetapi untuk beberapa pemain lainnya di skuad.
“Setiap minggu kami mencoba memilih pemain yang tepat. Saya harus berusaha melakukan pekerjaan saya seadil mungkin. Saya mencoba memilih pemain yang menurut saya, dalam kondisi lebih baik,” ungkap Arteta dilansir dailymail. (Baca juga: Penting Deteksi Dini dan Kenali Gejala Pikun)
Arteta mengatakan, skuad Arsenal di tiga pertandingan terakhir merupakan bayangan dari komposisi ideal yang diinginkannya sehingga perlu dimaksimalkan sebaik mungkkin. Dia menganggap performa bagus para pemainnya membuat staf pelatih kesulitan memilih skuad.
Lihat Juga :