Liga Primer Sudah Kembali, Mesut Oezil Belum Terlihat Lagi

loading...
Liga Primer Sudah Kembali, Mesut Oezil Belum Terlihat Lagi
Mesut Oezil. Foto/Reuters
LONDON - Musim dan pelatih telah berganti, peruntungan Mesut Ozil di Arsenal tampaknya belum juga berubah. Berpenghasilan 350 ribu poundsterling per pekan atau yang tertinggi di klub, gelandang Jerman tersebut justru terlempar dari starting line up The Gunners.

Dari tiga pertandingan terakhir Arsenal musim ini, Oezil bahkan tidak masuk dalam skuad, termasuk saat Arsenal menang 2-0 atas Leicester City di babak ketiga Piala Liga, Kamis (24/9). Oezil sama sekali tidak terlibat sejak project restart, Juli lalu. (Baca: Zulkifli Hasan Tunjuk Pasha Ungu Jadi ketua DPP PAN)

Padahal,l sebelum lockdown, dia selalu menjadi starter di setiap pertandingan Liga Primer. Total di musim 2019/20, Oezil hanya bermain 23 kali di semua kompetisi dan mencetak satu gol. Jumlah penampilan yang semakin menurun bila dibandingkan musim 2013/14 (40 kali), 2014/15 (32 kali), 2015/16 (45 kali), 2016/17 (44 kali), dan 2017/18 (35 kali), 2018/19 (35 kali).

Tersingkirnya Oezil membuat berbagai spekulasi bermunculan. Pemain yang sukses membawa Jerman meraih Piala Dunia 2014 itu dikabarkan tidak masuk dalam rencana pelatih Mikel Arteta musim ini. Namun, hal itu dibantah Arteta. Dia mengatakan memilih pemain yang dianggap siap memberikan yang terbaik untuk setiap pertandingan.



Arteta mengungkapkan, menentukan starting line up Arsenal dilakukannya dengan adil. Menurut dia, semua bisa melihat para pemain yang diubah, digunakan, sangat sulit setiap minggu, bukan hanya Oezil, tetapi untuk beberapa pemain lainnya di skuad.

“Setiap minggu kami mencoba memilih pemain yang tepat. Saya harus berusaha melakukan pekerjaan saya seadil mungkin. Saya mencoba memilih pemain yang menurut saya, dalam kondisi lebih baik,” ungkap Arteta dilansir dailymail. (Baca juga: Penting Deteksi Dini dan Kenali Gejala Pikun)

Arteta mengatakan, skuad Arsenal di tiga pertandingan terakhir merupakan bayangan dari komposisi ideal yang diinginkannya sehingga perlu dimaksimalkan sebaik mungkkin. Dia menganggap performa bagus para pemainnya membuat staf pelatih kesulitan memilih skuad.



“Tim sedang berkembang, Anda dapat melihat level yang mereka capai. Di sinilah kita saat ini. Kami ingin lebih berkembang dan bermain lebih baik serta bersaing lebih baik. Saya sangat senang dengan performa tim. Kami harus tetap mempertahankan itu,” kata Arteta.

Meski senang dengan komposisi saat ini, Arteta diyakini akan tetap membutuhkan skuad besar dan memberikan kesempatan kepada seluruh pemainnya terpilih ke dalam starting line up, terutama Oezil yang berjasa besar membawa Arsenal meraih tiga Piala FA (2013/14, 2014/15, 2016/17). Pengalamannya jelas sangat dibutuhkan The Gunners yang berjuang di Liga Primer, Piala FA, Piala Liga, dan babak kualifikasi Liga Europa.

Arteta berharap siapa pun yang diturunkan harus bekerja keras dan memberikan seluruh kemampuan terbaiknya untuk keberhasilan Arsenal. Setelah membawa tim lolos ke babak keempat Piala Liga, pelatih berusia 38 tahun itu ingin The Gunners tampil lebih oke saat berkunjung ke Anfield Stadium, markas sang juara bertahan Liverpool, pada pertandingan Liga Primer, Selasa (29/9). (Lihat Videonya: Warga Wuhan Mulai Beraktivitas Normal Kembali)

Hasil bagus sangat diperlukan Pierre-Emerick Aubameyang demi mempertahankan posisi di tiga besar klasemen sementara. “Bisa dibayangkan, Anfield Stadium bersama Liverpoolnya mungkin tempat tersulit untuk dikunjungi di Eropa atau dunia. Tetapi, itu sudah masuk ke jadwal pertandingan, kami harus pergi ke sana. Kami harus berlatih keras dan mempersiapkan diri dengan baik agar bisa membawa pulang hasil bagus,” ujar Arteta. (Alimansyah)
(ysw)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top