Ricciardo Minta Formula 1 Adopsi Pola Karantina Australia Terbuka

Kamis, 21 Januari 2021 - 21:37 WIB
loading...
Ricciardo Minta Formula...
Pembalap McLaren Daniel Ricciardo. foto : abc
A A A
MELBOURNE - Otoritas Formula One (F1) diminta untuk mengadopsi pola penanganan Covid-19 yang diterapkan pada turnamen Australia Terbuka 2021 . Model serupa bisa digunakan saat menggelar balapan Grand Prix Australia yang seharusnya menjadi race pembuka namun ditunda hingga November mendatang.

Jelang Grand Slam yang akan dimulai pada 8 Februari itu, total ada 72 petenis yang menjalani karantina ketat selama 14 hari setelah dianggap kontak dekat dengan kasus positif Covid-19 pada tiga penerbangan carter ke Melbourne dari Abu Dhabi, Doha dan Los Angeles.

Baca juga : Dovizioso Pamit dari MotoGP, Sampai Bertemu di MotoGP 2022

Peraturan ketat yang diberlakukan pemerintah setempat tentu mengganggu persiapan petenis tersebut. Kondisi itu langsung menyebabkan berbagai reaksi di media sosial, termasuk banyak pemain mengungkapkan rasa frustrasi mereka karena dikarantina meskipun dites negatif untuk virus korona.

Sedangkan Formula 1 telah menunda putaran pembuka musimnya di Melbourne menjadi November mendatang. Pembalap McLaren Daniel Ricciardo mengatakan, otoritas balapan jet darat itu seharusnya bisa belajar dari pengalaman yang saat ini di Australia Terbuka.

Baca juga : Ducati Perpanjang Kontrak di MotoGP hingga 2026

“Saya penggemar berat tenis dan akan menontonnya. Saya berharap mereka bisa melakukannya karena ini adalah contoh bagaimana kami bisa menggelar balapan pada November,” kata Ricciardo dilansir f1i.

“Jika ini berjalan mulus untuk Australia Terbuka, itu bagus untuk kami. Ini tantangan yang berani yang diambil kota dan saya mengagumi mereka karena itu,” lanjut pembalap asal Australia tersebut.

Baca juga : Bidik Gelar Juara MotoGP 2021, Quartararo Akan Berusaha Lebih Tenang

Sebelumnya, balapan pembuka di Melbourne dibatalkan lantaran distribusi logistik F1 cukup rumit. Selain itu, pemerintah negara tersebut memberlakukan pembatasan perjalanan serta tindakan karantina bagi pendatang.

"Tidak realistis bagi kami melakukan karantina selama 14 hari untuk acara yang berlangsung selama empat hari. Pada tenis, Anda berpotensi berada di sana selama dua minggu, jadi itu lebih masuk akal ,” ucapnya.

Baca juga : Adnan/Mychelle Angkat Koper, Ganda Campuran Tinggal Sisakan Hafiz/Gloria

Pembalap berusia 31 tahun itu menambahkan, penundaan GP Australia merupakan pilihan tepat ketimbang musim lalu di mana balapan dibatalkan saat seluruh tim sudah berada di Melbourne.

“Ini sangat memalukan bagi semua orang (batal), jelas dua kali akan menjadi yang terburuk. Mengalihkannya ke November memberi kami kesempatan untuk mengadakan acara yang tepat, dan itulah yang kami harapkan,” paparnya.
(abr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bayangi Max Verstappen,...
Bayangi Max Verstappen, Lando Norris Dinilai Belum Siap Jadi Juara Dunia F1
Lewis Hamilton Meneteskan...
Lewis Hamilton Meneteskan Air Mata usai Kemenangan Emosional GP Inggris 2024
Digadang-gadang Patahkan...
Digadang-gadang Patahkan Rekor Sendiri, Max Verstappen: Realistis Saja
Dominan, Max Verstappen...
Dominan, Max Verstappen Disejajarkan dengan Lewis Hamilton
Lewis Hamilton Cukup...
Lewis Hamilton Cukup Puas Finis Urutan Ketujuh di F1 GP Las Vegas 2023
Charles Leclerc Tak...
Charles Leclerc Tak Pernah Berpikir Mampu Rebut Start Kedua F1 GP Sao Paulo 2023
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Special Bola
Kronologi Beckham Putra...
Bola Dunia
Kronologi Beckham Putra Diacungkan Jari Tengah oleh Oknum Suporter Timnas Indonesia Kelar Lawan Mozambik
Beckham Putra Dihina...
Bola Dunia
Beckham Putra Dihina Oknum Suporter Timnas Indonesia, Eko Maung Bandingkan dengan Bambang Pamungkas
Erick Thohir Komentari...
Liga Indonesia
Erick Thohir Komentari Shin Tae-yong Jadi Pelatih Persija Jakarta: Bagus Dong!
Rekomendasi
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Masih Dibuka hingga 11 Juni, Simak Jadwal Lengkapnya
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Berita Terkini
AS Diskriminatif, Cabut...
AS Diskriminatif, Cabut Kuota Tiket Suporter Timnas Iran di Piala Dunia 2026
WasitResmi Piala Dunia...
WasitResmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, FIFA Diminta Bayar Kompensasi Rp1,6 Miliar
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
PMGO 2026 Cetak Rekor...
PMGO 2026 Cetak Rekor Guinness, Lebih dari 1,2 Juta Pendaftar Turnamen
Infografis
Rute Pawai Akbar Persib...
Rute Pawai Akbar Persib Bandung Juara Liga 1 2024/2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved