Sriwedari, Stadion Penuh Sejarah yang Ramah Disabilitas

Minggu, 07 Agustus 2022 - 05:05 WIB
loading...
Sriwedari, Stadion Penuh...
Stadion Sriwedari yang merupakan salah satu stadion tertua di Indonesia dan ramah terhadap disabilitas / Foto: MPI
A A A
SOLO - Bicara Kota Solo, mungkin sebagian orang lebih akrab dengan Stadion Manahan. Namun tetapi, kota ini memiliki Stadion Sriwedari yang merupakan salah satu stadion tertua di Indonesia dan ramah terhadap disabilitas.

Pada awalnya Stadion Sriwedari dibangun atas usul dari R.M.T Wongsonegoro kepada Sunan Surakarta. Usul ini mengemuka karena Wongsonegoro melihat perlakuan yang tidak adil terhadap atlet sepakbola yang pada saat itu hanya boleh bermain sepakbola di lapangan Alun-alun Kidul, tanpa alas kaki.

Kemudian pada tahun 1932 Sri Susuhunan Paku Buwono X dari Keraton Kasunanan Surakarta berinisiatif untuk membangun sebuah stadion untuk kegiatan olahraga kalangan pribumi. Stadion ini pun rampung pada tahun 1933 yang mana pembangunannya memakan waktu delapan bulan.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Akan Menutup ASEAN Para Games 2022 di Stadion Manahan Solo

Sriwedari menjadi stadion pertama yang dibangun oleh orang Indonesia. Pasalnya, kala itu stadion-stadion yang ada dibangun oleh Belanda. Konon stadion ini menjadi stadion termegah pada zaman kolonial.

Salah satu momen bersejarah dari stadion Sriwedari adalah sebagai tempat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama 1948. Keberhasilan stadion tersebut menggelar multievent dalam negeri itu membuat Sriwedari ditetapkan sebagai Monumen PON 1.

Ternyata Sriwedari memang telah ramah disabilitas sedari dulu. Sebab, pada tahun 1986 Stadion Sriwedari digunakan sebagai lokasi upacara pembukaan dan penutupan FESPIC Games ke-4. FESPIC adalah sebuah ajang olahraga untuk atlet Asia Pasifik dengan disabilitas. Kemudian juga menjadi salah satu venue yang digunak pada ASEAN Para Games 2011. Kala itu, Kota Solo bertindak sebagai tuan rumah.

BACA JUGA: Anunya Pelari Nongol, Paige Spiranac: Stop Keluhkan Belahan Dadaku

Menariknya, Sriwedari sempat berganti nama pada tahun 2003 menjadi stadion R. Maladi. Perubahan nama itu dilakukan oleh Slamet Suyanto yang kala itu menjabat sebagai Walikota Solo sebagai bentuk penghormatan. Namun kemudian kembali berganti menjadi Sriwedari pada tahun 2011 di era Walikota Jokowi dengan alasan sejarah.

Jika kita menyambangi stadion itu, kita akan langsung disambut dengan pohon beringin besar. Lalu tepat didepan pintu masuk terdapat patung pemain bola yang dibajunya tertulis ‘Persis’.

Sriwedari, Stadion Penuh Sejarah yang Ramah Disabilitas


Stadion Sriwedari saat ini telah dipoles menjadi semakim cantik dan ramah disabilitas. Beberapa perbaikan juga telah dilakukan, mengingat dipakai sebagai tempat latihan para atlet negara peserta ASEAN Para Games 2022 khususnya cabor para atletik.



Stadion ini sangat ramah terhadap disabilitas. Hal itu dapat terlihat dengan adanya jalur khusus kursi roda pada bagian tribun dan juga guiding block khususnya bagi penyandsng tuna netra. Tak heran jika banyak kontingen ASEAN Para Games 2022 yang menyanjung Stadion Sriwedari. Karena memang sangat ramah terhadap kaum difabel.

Wajar saja jika stadion ini ramah disabilitas. Karena memang Sriwedari sendiri pernah menjadi tuan rumah FESPIC Games ke-4 serta ASEAN Para Games 2011. Terbukti bahwa Sriwedari masih konsisten menjaga nilai awal pembentukannya yaitu dapat digunakan oleh semua kalangan.

Dan menariknya, stadion ini masih tetap mempertahankan tribun lamanya yang mana masih terbuat dengan bebatuan. Pada tribun tersebut juga dikelilingi oleh pepohonan rimbun sehingga membuat pengunjung nyaman karena suasananya yang sangat sejuk.

Di sisi lain, Stadion Sriwedari juga menjadi saksi bisu kejayaan Persis Solo. Mengingat, cukup lama tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu bermarkas di stadion ini. Namun setelah Stadion Manahan megah berdiri, mereka memutuskan menggelar pertandingan resmi di sana.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bonus ASEAN Para Games...
Bonus ASEAN Para Games 2025 Cair, Atlet Para Angkat Berat Mabruk Arib Dzaky Ucapkan Terima Kasih ke Pemerintah
Bonus Peraih Medali...
Bonus Peraih Medali Asean Para Games ke-13 Thailand Cair, Menpora: Hargai Perjuangan Atlet Secara Adil
Sambut Kepulangan Atlet,...
Sambut Kepulangan Atlet, Wamenpora Taufik Hidayat Apresiasi Prestasi Gemilang di ASEAN Para Games 2025
Berapa Bonus Atlet Peraih...
Berapa Bonus Atlet Peraih Medali ASEAN Para Games 2025?
Indonesia Runner Up...
Indonesia Runner Up ASEAN Para Games 2025 di Thailand, Kontingen Tetap Bangga
ASEAN Para Games Thailand...
ASEAN Para Games Thailand 2026: Dukung Atlet Indonesia Lewat Live Streaming VISION+
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Pemberdayaan Inklusif...
Pemberdayaan Inklusif Jadi Kunci, Penyandang Disabilitas Dibekali Keterampilan Siap Kerja
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Special Bola
Persija Jakarta Resmi...
Liga Indonesia
Persija Jakarta Resmi Perpanjang Kontrak Eksel Runtukahu
Minim Gol di DPMM, Ramadhan...
Liga Indonesia
Minim Gol di DPMM, Ramadhan Sananta Bakal Kembali Tajam di Persebaya Surabaya?
Profil dan Perjalanan...
Liga Indonesia
Profil dan Perjalanan Karier Gabriel Mutombo, Bek Baru Persib Bandung
Rekomendasi
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
Berita Terkini
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Presiden Korea Selatan...
Presiden Korea Selatan Bingung Taegeuk Warriors Tersingkir di Piala Dunia 2026
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved