Langgar Prosedur, Akmal Marhali: Panpel Arema FC vs Persebaya Terancam 5 Tahun Penjara

Minggu, 02 Oktober 2022 - 10:21 WIB
loading...
Langgar Prosedur, Akmal...
Panitia pelaksana laga Arema FC vs Persebaya Surabaya menjadi sorotan. Mereka terindikasi melanggar sejumlah prosedur hingga menyebabkan terjadinya insiden berdarah. Foto: ANTARA FOTO/H Prabowo
A A A
MALANG - Panitia pelaksana laga Arema FC vs Persebaya Surabaya menjadi sorotan. Pasalnya, mereka terindikasi melanggar sejumlah prosedur hingga menyebabkan terjadinya insiden yang menewaskan hingga 153 jiwa.

Baca Juga: Mahfud MD Nyatakan Pemerintah Akan Tangani Tragedi Kanjuruhan

Itu disampaikan Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali. Dia menilai banyak pelanggaran prosedural yang dilakukan panitia pelaksana Arema FC di laga melawan Persebaya. Ini dapat beresiko hukuman lima tahun penjara.

Laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) itu berakhir rusuh. Suporter Arema FC selaku tuan rumah tumpah ruah ke lapangan karena kecewa dikalahkan Persebaya 2-3.

Terjadi bentrokan antara suporter dan kepolisian. Keadaan mencekam itu diwarnai beberapa kali tembakan air mata. Suporter yang panik di tribun berdesakkan keluar sampai terinjak-injak dan kehabisan napas.

Ini menyebabkan banyaknya korban jiwa. Dari semula 127 orang meninggal, kini menurut kabar terbaru angkanya bertambah menjadi 153.

Akmal menilai telah terjadi beberapa pelanggaran prosedur. Seperti tidak sesuainya jumlah tiket yang dijual Panpel dengan yang diinstruksikan kepolisian.

“Polisi sudah sampaikan bahwa hanya boleh mencetak 25 ribu tiket, tapi kemudian panpel Arema mencetak sampai 45 ribu tiket," jelasnya.

"Ini overcapacity dari Stadion Kanjuruhan. Ini pelanggaran prosedural yang sangat fatal,” lanjut Akmal kepada MNC Portal lewat pesan Whatsapp, Minggu (2/10/2022).

Atas kelalaian ini, sama saja pihak penyelenggara melanggar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Sistem Keolahragaan Nasional pasal 103 UU keolahragaan Nasional, yang menyebutkan:

"Penyelenggara kegiatan olahraga yang tidak memenuhi persyaratan teknis keolahragaan, kesehatan, keselamatan, ketentuan daerah setempat, keamanan, ketertiban umum, dan kepentingan publik Tersangka terancam penjara maksimal lima tahun denda paling banyak Rp 1 Miliar".

Tak hanya Panpel, menurut Akmal kelalaian juga dilakukan pihak kepolisian yang melepaskan tembakan gas air mata untuk melerai suporter. Sebab ini melanggar “FIFA Stadium Safety and Security Regulation”," tegasnya.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Aparat Sudah Usul Laga Digelar Sore, tetapi Tak Dilakukan Panpel

Begitu juga kelalaian di kubu PSSI dan PT LIB yang masih menyelenggarakan pertandingan di malam hari. Menurut Akmal, dari awal adanya regulasi ini berpotensi rawan untuk ketertiban dan keamanan.

(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Persebaya Rilis Fourth...
Persebaya Rilis Fourth Jersey Edisi Imlek
Asisten Pelatih Arema...
Asisten Pelatih Arema FC Kuncoro Meninggal Dunia
Peringatan 3 Tahun Tragedi...
Peringatan 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Masih Tuntut Keadilan
Duel Klasik Arema FC...
Duel Klasik Arema FC vs Persib 1-2: Gol Telat Barba Bungkam Auman Singo Edan
Hasil Super League 2025/2026:...
Hasil Super League 2025/2026: Malut United Pesta Gol, Persebaya Raih Kemenangan Tipis
Balas Sindiran Pelatih...
Balas Sindiran Pelatih Timnas Indonesia U-23, Marcos Santos: Kesempatan Itu Diperjuangkan di Latihan!
Sepekan Berlalu Pelempar...
Sepekan Berlalu Pelempar Batu ke Bus Persik Belum Terungkap, Apa Kendalanya?
Rekaman CCTV dan Video...
Rekaman CCTV dan Video Jadi Kunci Penangkapan Pelaku Pelemparan Batu ke Bus Persik
Bea Cukai Buka Suara...
Bea Cukai Buka Suara usai Manajer Arema FC Jadi Tersangka Kasus Rokok Ilegal
Special Bola
Demi Kalahkan Timnas...
Bola Dunia
Demi Kalahkan Timnas Indonesia, Vietnam Siapkan Kekuatan Baru di Piala AFF 2026
Profil Osmar Loss, Calon...
Bola Dunia
Profil Osmar Loss, Calon Pelatih Persib Bandung yang Bergelimang Trofi di Asia!
Hasil Timnas Amerika...
Bola Dunia
Hasil Timnas Amerika Serikat vs Bosnia-Herzegovina di 32 Besar Piala Dunia 2026: Diwarnai Kartu Merah, AS Lolos 16 Besar
Rekomendasi
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
Berita Terkini
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved