alexametrics

Petinju Sugar Ray Leonard Jual Rumah Rp760 Miliar

loading...
Petinju Sugar Ray Leonard Jual Rumah Rp760 Miliar
Rumah mewah milik petinju veteran Sugar Ray Leonard dijual dengan harga 42 juta pound atau setara Rp760 miliar. Foto/The Sun
A+ A-
LAS VEGAS - Rumah mewah milik petinju veteran Sugar Ray Leonard dijual seharga 42 juta pound atau setara Rp760 miliar yang berlokasi di Las Vegas itu dirancang oleh arsitek ternama dan dibangun dengan bahan khusus.

Dibangun di atas lahan seluas 16.773 kaki persegi, rumah Sugar Ray memiliki dua bangunan yang merupakan rumah inti dan rumah tamu.

Masing-masing rumah itu dibangun bertingkat sebanyak tiga lantai dan terintegrasi di antara kolam renang dan taman, serta lapangan olahraga.

Arsitek yang merancang rumah Sugar Ray Leonard adalah Richard Landry yang terkenal punya selerea seni tinggi.

Klien Landry adalah figur publik kenamaan seperti Mark Wahlberg, Eddie Murphy, dan Rod Stewart. (Baca juga: Masjid di Saudi Segera Gelar Salat Jumat dengan Protokol Covid-19)

Dari segi desain, rumah Sugar Ray Leonard mengusung konsep Eropa modern dengan sedikit sentuhan Timur Tengah.

Dinding tertutup tanaman menjalar, menggunakan pintu kaca, dan tembok ber-aksen susunan batu yang batunya diimpor khusus dari Yerusalem.

Rumah tersebut sudah ditempati Sugar Ray bersama istrinya, Bernadette, selama 20 tahun. Menurut Bernadette, suaminya telah berusaha menjual properti itu sejak Juli 2020 lalu namun tak kunjung menemukan pembeli. Pandemi virus corona semakin membuat rumah itu susah laku.

“Saya berharap siapa pun yang memiliki rumah ini kelak bisa menghargai bagunan ini seperti halnya keluarga kami,” kata istri Sugar Ray, Bernadette.

Sugar Ray Leonard merupakan salah satu petinju kelas welter paling disegani pada masanya. Pertarungan dia yang paling diingat orang ketika Thomas Hearns pada tahun 1981, ketika itu Sugar Ray melepas pukulan cepat bertubi-tubi yang membuat lawan roboh.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak